Kak Seto Harapan & Panutan Anak – Anak Bangsa Indonesia


 

Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah, 28 Agustus 1951 ini memiliki saudara kembar, dr. Kresna Mulyadi dan seorang kakak yang menjadi anggota ABRI. Ketika masih kecil, Seto termasuk anak nakal dan tidak bisa diam.Ia awalnya bercita – cita menjadi dokter.Ia pernah mengikut tes untuk masuk kedokteran di UI dan Airlangga tetapi kegagalan selalu menyertainya.Saat kecil Kak seto ini pernah bekerja menjadi pembantu rumah tangga, tukang batu, dan tukang semir sepatu di Blok M.Walaupun pada saat ia SMA,ia bekerja sambil sekolah tetapi ia tetap aktif di OSIS dan rapornya pun selalu bagus.Dia mempunyai satu hal yang bisa menjadi motivasi dirinya yaitu apabila orang lain bisa,saya juga harus bisa.Itulah kata – kata yang selalu ia tanamkan dalam dirinya untuk memotivasi dirinya.Kedekatannya dengan anak – anak merupakan awal ia menjadi pemerhati anak – anak dan dia pun mengharapkan agar anak-anak dipenuhi hak-hak mereka: hak memperoleh suasana gembira, hak bermain, dan hak untuk tumbuh dan berkembang dalam suasana tenang, tanpa merasa tertekan.
Karena pengabdiannya pada dunia anak – anak,Kak Seto telah mendapat banyak penghargaan yaitu Orang Muda Berkarya Indonesia, kategori Pengabdian pada Dunia Anak-anak dari Presiden RI (1987), The Outstanding Young Person of the World, Amsterdam; kategori Contribution to World Peace, dari Jaycess International (1987), Peace Messenger Award, New York, dari Sekjen PBB Javier Perez de Cuellar (1987) dan The Golden Balloon Award, New York; kategori Social Activity dari World Children’s Day Foundation & Unicef (1989). Kemudian, walau tak pernah terlintas dalam benaknya, sejak 1998, Seto dipercaya menjadi Ketua Komnas Perlindungan Anak (KPA).Di saat sekarang ini,ia masih menjadi Ketua Komnas Perlindungan Anak dan ia sangat giat membela kepentingan anak – anak seperti bencana di Tsunami,ia mendirikan posko Trauma Center untuk menghilangkan trauma anak – anak terhadap bencana Tsunami.
Kak seto juga mempunyai Motto yaitu bangsa yang besar adalah bangsa yang mencintai anak-anak ini berharap supaya semua orang menganggap setiap hari adalah hari anak.
Sebenarnya orang – orang seperti inilah yang dibutuhkan bagi bangsa Indonesia sebagai negara berkembang untuk tidak melupakan anak – anak sebagai generasi penerus bangsa ini.Bangsa Indonesia harus bangga mempunyai pendidik yang peduli terhadap anak – anak Indonesia.Ia dengan cinta kasih dan kasih sayangnya serta pengabdiannya untuk membantu anak – anak terlepas dari penderitaan dan hak – haknya sebagai anak.Tanpa generasi penerus yang baik dan beriman,bangsa ini tidak akan bisa maju.

Keep challenging yourself, never be satisfied, and always perform beyond expectation

SALAM GANS!



About drputuananta

Success=useful for many people

Posted on May 21, 2010, in CREATIVITY. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: